Zakat : Keutamaan dan Ancaman Bagi yang Melalaikannya

                                                     Sumber: https://www.percikaniman.org/

Dalam ajaran islam, zakat merupakan salah satu dari kelima rukun islam yang wajib dilaksanakan oleh seorang muslim yang sudah terkena nisab maupun haul. Selain sebagai kewajiban yang harus ditunaikan oleh seorang muslim, zakat ternyata memiliki keutamaan yang sangat besar. Hal ini terbukti dari disebutkannya kata zakat dalam Al Qur’an sebanyak 34 kali. Dengan keutamaannya yang sangat besar, tentu hal tersebut sangatlah di idamkam bagi setiap muslim untuk memperolehnnya.

Dibandingkan dengan ibadah sosial lainnya, zakat memiliki keutamaan yang lebih istimewa. Beberapa kali ayat perintah zakat selalu beriringan dengan ayat perintah sholat. Selain itu, dalam Al Qur’an kata zakat lebih banyak disebutkan daripada kata wakaf, infaq serta sedekah. Adapun keutamaan zakat dijelaskan langsung oleh Allah swt dalam Al Qur’an. Keutamaan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Orang Yang Menunaikannya Akan Dijanjikan Rahmat Allah

Keutamaan pertama bagi orang yang menunaikan zakat adalah dijanjikan oleh Allah RahmatNya.

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At-Taubah ayat 71)

  1. Membersihkan Jiwa Dan Harta Orang Yang Menunaikannya

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS At-Taubah ayat 103)

  1. Orang Yang Menunaikannya Akan Tentram Dan Jauh Dari Gelisah

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS Al Baqarah ayat 277)

  1. Dijanjikan Pahala Di Sisi Allah SWT

Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Dan kebaikan apa saja yang kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Alah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah ayat 110)

Selain mempunyai keutamaan yang besar bagi yang menunaikannya, di sisi lain zakat pun memiliki konsekuensi berat bagi mereka yang lalai dan enggan untuk menunaikannya. Hal ini diterangkan dalam firman Allah SWT bahwa mereka yang lalai terhadap zakat kelak akan mendapat siksa yang pedih di dalam neraka jahannam.

”…Dan orang-orang yang menyimpan emas, perak, dan tidak menafkahkannya di jalan Allah, maka beritahukanlah pada mereka bahwa mereka akan mendapat siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi, lambung, dan punggung mereka. Lalu dikatakan pada mereka, ’Ini harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang akibat dari apa yang kamu simpan itu’.” (QS At-Taubah ayat 34-35)

Selain ayat diatas, ancaman lainnya pun dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW sebagai berikut :

“Tidaklah pemilik emas dan perak yang tidak menunaikan haknya darinya (zakat), kecuali jika tiba hari kiamat, (perhiasan tersebut) dijadikan lempengan-lempengan di neraka, kemudian dipanaskan di dalam neraka Jahannam, lalu dibakarlah dahinya, lambungnya dan punggungnya. Tiap-tiap lempengan itu dingin, dikembalikan dipanaskan untuk menyiksanya. Itu dilakukan pada hari kiamat, dimana satu hari ukurannya 50 ribu tahun, sehingga diputuskan (hukuman) di antara seluruh hamba. Kemudian dia akan melihat jalannya, kemungkinan menuju surga, dan kemungkinan menuju neraka.” (HR. Muslim)

 “Barang siapa yang diberi oleh Allah harta kemudian ia tidak membayar zakatnya, maka akan dijelmakan harta itu pada hari kiamat dalam bentuk ular yang kedua kelopak matanya menonjol. Ular itu melilitnya kemudian menggigit dengan dua rahangnya sambil berkata: “Aku adalah hartamu, aku adalah simpananmu” (HR. Bukhari).

Dengan adanya dalil keutamaan bagi yang mengerjakannya serta dalil ancaman bagi yang melalaikannya, tentu bagi setiap muslim yang sudah terkena kewajiban zakat hendaknya segera membayarkan zakat. Karena imbalan yang besar akan menanti bagi mereka yang menunaikannya. Serta ancaman akan menunggu di akhirat kelak bagi mereka yang melalaikannya.(tau/hal)

Form Konsultasi

RELATED ARTIKEL