Inilah Bedanya Qiyamullail Lail dan Tahajud

Sahabat MAI sudah tahu belum, ternyata qiyamullail lail punya perbedaan arti kata dari shalat Tahajud? Biasanya kan banyak orang menyamakan arti tahajud dengan qiyamullail.

Shalat tahajud itu merupakan shalat yang khusus dilakukan pada malam hari, para ulama ada yang berpendapat shalat Tahajud dikerjakan setelah tidur malam.

Imam Al-Qurthubi misalnya, ketika menafsirkan firman Allah Ta’ala,

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’: 79).

Yang dimaksud tahajud di ayat ini ada kaitannya dengan kata hajada yang berarti tidur malam.

Meski demikian, ada pula ulama yang beranggapan shalat Tahajud bisa dikerjakan tanpa tidur malam terlebih dulu.

Lalu, apa yang dimaksud qiyamullail?

Arti Qiyamullail adalah menghidupkan malam, dalam Muroqi Al-Falah disebutkan bahwa qiyamul lail yang terpenting adalah menyibukkan malam hari dengan ibadah (ketaatan).

Ada pendapat lain yang mengatakan sudah disebut qiyamul lail walau hanya sebentar dengan membaca Al-Qur’an, mendengar hadits, berdzikir atau bershalawat pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Dinukil dari Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah, 34: 117)

Intinya, qiyamullail maknanya lebih umum daripada tahajud.

Jadi, siap mengerjakan qiyamullail sekaligus tahajud malam ini? (SH)

Sumber: rumaysho

RELATED ARTIKEL