Berkenalan dengan Citra, Relawan Gerai MAI Foundation

Relawan Gerai, Kisah InspiratifNama perempuan berbalut hijab itu adalah Citra Wati Insani. Perempuan asli Klaten itu saat ini sedang berkuliah di Universitas Azzahra, Jurusan Managemen semester 6. Diwawancara oleh MAI News, Jumat, (19/5/2017), Citra sudah menjadi relawan gerai Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation sejak Maret 2016.

Citra bercerita, saat itu, ia dan beberapa temannya sedang mencari pekerjaan. Dosen yang merupakan teman dari Bapak Chalfinur, Staff Penyaluran MAI Foundation, memberitahu tentang relawan gerai. Seperti mendapat air ketika kehausan, tanpa pikir panjang, Citra dan teman-teman langung menerima tawaran tersebut dan mengajukan lamaran. “Alhamdulillah, saya dan teman-teman bisa masuk jadi relawan gerai,” seru Citra.

Pada awal menjadi relawan gerai, Citra mengaku kurang memahami apa itu relawan gerai atau amil zakat. Beriring sejalannya waktu, Citra belajar tentang apa itu zakat, infak, sedekah dan wakaf, berapa persen bayar zakat, siapa saja yang wajib bayar zakat dan siapa saja yang berhak menerimanya, jenis-jenis zakat dan lain-lain.

“Jadi, kita kayak bisa mengenal atau belajar lebih banyak tentang ziswaf dan laznas gitu,” ungkapnya.

Manfaat yang besar yang bisa Citra rasakan adalah selain mendapat honor, ia juga mendapat bonus pahala dari mereka (donatur) yang dibimbing berdoa setelah melakukan zakat, infak, sedekah dan wakaf serta doa dari mustahik.

“Banyak banget dah, pembelajaran jadi relawan gerai,” aku Citra.

Ketika ditanya, apakah ada cerita inspiratif yang bisa dibagikan kepada pembaca MAI News, Citra bertutur bahwa sekitar 2 bulan yang lalu ada bapak-bapak yang bekerja sebagai office boy yang kalau dalam perhitungan zakat itu tidak wajib zakat tetapi karena bapak tersebut sudah  niat berzakat, maka bapak yang belum diketahui namanya itu melakukan zakat penghasilan.

“Bapak itu udah niat zakat karena MAI pernah ngebantu bapak itu bikin usaha. Jadi, bapak itu niat dalam hati kalau usahanya berjalan sukses, dia bakal zakat tiap bulan. Dan emang bener, bapak OB itu tiap bulan zakat ke gerai buat bayar zakat,” kisah Citra.

Secara langsung, masih menurut Citra, MAI Foundation membuat masyarakat menjadi bayar zakat, dari tangan yang menerima menjadi tangan yang memberi. (MAI Foundation/Riana)

 

 

 

RELATED ARTIKEL