Benarkah Kita Dilarang Berharap Balasan Sedekah?

Memang benar sedekah itu bisa membawa balasan rezeki berlipat ganda, namun jika sedekah hanya diniatkan untuk dapat balasan duniawi, apakah hal ini diperbolehkan?

Dalam Al Qur’an, cukup banyak ayat yang memberi kode agar umat Islam jangan sampai terperdaya ganjaran dunia semata.
“Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Hud [11] : 15-16)

Bahkan ada ayat yang secara eksplisit memberitahukan larangan memberi dengan harapan mendapat balasan duniawi yang lebih banyak.

“Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Dan untuk (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah.” (QS. Al Muddatsir (74): 6-7)

Oleh sebab itu hendaknya kita bersedekah dengan meniadakan harapan mendapat ganti duniawi. “Kalau saya sedekah satu juta berarti Allah akan lipat gandakan jadi sepuluh juta.”
Jika memang mendapat balasan berkali lipat, hendaknya disikapi sebagai efek samping, bukan tujuan utama. Jadikan ganjaran akhirat sebagai harapan kita dalam beramal.

“Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.” (QS. Asy Syuraa: 20)
RELATED ARTIKEL