Gelombang duka kembali menyelimuti Tanah Sumatra. Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Sumatra Barat dan Sumatra Utara, serta banjir berskala besar di Aceh, telah melumpuhkan banyak wilayah dan meninggalkan jejak kerusakan yang begitu besar. Rumah-rumah hanyut, fasilitas umum terendam lumpur, dan ribuan warga terpaksa mengungsi dengan kondisi serba terbatas.
Per 1 Desember 2025, tercatat 442 orang meninggal dunia akibat bencana ini dan 402 orang masih dinyatakan hilang. Angka ini bukan hanya statistik di balik setiap nomor ada keluarga yang kehilangan orang terkasih, anak-anak yang terpisah dari orang tuanya, dan masyarakat yang kini berjuang untuk bertahan hidup di tengah keterbatasan.
Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh menjadi titik paling terdampak. Banyak warga kini tidak memiliki akses air bersih, perlengkapan mandi, pakaian layak, maupun makanan siap saji. Para ibu kesulitan memenuhi kebutuhan bayi mereka, sementara para lansia dan anak-anak menghadapi risiko kesehatan akibat tempat pengungsian yang padat dan minim fasilitas.
Di tengah kondisi sulit ini, kita memiliki kesempatan untuk membantu mereka bangkit. Setiap dukungan berarti: menyediakan air bersih, pampers bayi, alas tidur, alat mandi, hingga makanan siap saji bagi para penyintas yang kini menggantungkan harapan pada kepedulian kita.
Mari ulurkan tangan dan hadirkan secercah harapan bagi saudara-saudara kita di Sumatra. Kita memperkuat kembali kehidupan yang sempat runtuh oleh bencana.
https://maiberbagi.or.id/campaign/banjir-bandang-sumatra-utara/


Mandiri Amal Insani
MAI_Foundation
MAI_Foundation
Mandiri Amal Insani Official