fbpx

Menembus Jalan Longsor Demi Seteguk Kehidupan: Air Bersih Mandiri Amal Insani Hadirkan Harapan di Desa Bukit Mas, Langkat, Sumatra Utara

 

MAI News – Langkat, Sumatra Utara – 16 Desember 2025. Di tengah duka pascabanjir bandang dan longsor yang melanda Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, secercah harapan akhirnya tiba bersama aliran air bersih yang telah lama dinantikan warga. Mandiri Amal Insani (MAI) hadir menyalurkan amanah para donatur berupa 15.400 liter air bersih siap minum, sebagai jawaban atas krisis air yang melanda desa tersebut.

Bantuan air bersih ini didistribusikan menggunakan dua mobil tangki, masing-masing berkapasitas 7.700 liter, menyusuri medan ekstrem menuju desa yang terdampak cukup parah. Bukan sekadar untuk kebutuhan bersih-bersih, air ini layak langsung diminum, menjadi sumber kehidupan baru bagi warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih.

 

Desa Bukit Mas merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak terberat. Selain banjir bandang, longsor turut menghancurkan akses jalan dan memaksa warga berbondong-bondong mengungsi demi menyelamatkan diri saat bencana terjadi. Hingga kini, kondisi belum sepenuhnya pulih. Sumur-sumur warga masih terendam banjir, airnya keruh, berwarna cokelat, dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, apalagi untuk diminum.

Keterbatasan air membuat warga terpaksa membeli air bersih dari desa seberang yang jaraknya cukup jauh, dengan biaya dan tenaga yang tidak sedikit. Dalam kondisi tersebut, kehadiran MAI menjadi harapan besar bagi masyarakat.

 

Perjalanan menuju Desa Bukit Mas bukanlah hal mudah. Jalan terjal dan curam akibat longsor menghadang laju mobil tangki air. Bahkan, salah satu mobil sempat tidak bisa melewati timbunan tanah longsor. Namun berkat gotong royong warga sekitar, mobil tangki berhasil didorong bersama-sama hingga akhirnya bisa melanjutkan perjalanan. Sebuah potret solidaritas dan perjuangan di tengah keterbatasan.

Sesampainya di lokasi, jarak antar dusun yang cukup jauh tidak menyurutkan semangat warga. Dengan tertib, mereka berbondong-bondong membawa jerigen dan berbagai wadah, mengantre untuk mendapatkan air bersih yang telah lama dirindukan. Wajah-wajah lelah itu perlahan berubah menjadi senyum penuh syukur.

 

“Senang sekali… baru kali ini kami dapat air yang bisa langsung diminum,” ujar salah satu warga dengan mata berbinar.

Salah satu testimoni datang dari Ibu Sarpiah, warga Desa Bukit Mas, yang langsung meminum air tersebut di lokasi distribusi.
“Airnya enak, rasanya seperti air dari pegunungan. Jernih, dingin, segar sekali,” tuturnya sambil tersenyum bahagia. Ia mengaku selama ini belum pernah merasakan air sejernih ini, apalagi hingga bisa langsung diminum.

 

Hingga kini, Desa Bukit Mas masih belum banyak dijangkau bantuan karena akses jalan yang sulit dan rawan. Kehadiran air bersih dari Mandiri Amal Insani bukan hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga mengembalikan harapan dan semangat hidup warga yang terdampak bencana.

Melalui bantuan ini, Mandiri Amal Insani kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di daerah-daerah terpencil dan terdampak bencana, menyalurkan amanah donatur menjadi manfaat nyata—seteguk demi seteguk kehidupan.

RELATED ARTIKEL