fbpx

Bank Mandiri Group dan LAZNAS Mandiri Amal Insani Santuni 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa Pada Safari Ramadhan 2025, Dihadiri Tausiyah Menteri Agama dan Sambutan Wakil Menteri BUMN

 

MAI News – Jakarta, 24 Maret 2025 – Dalam rangka Safari Ramadhan 2025, Bank Mandiri Group bekerja sama dengan LAZNAS Mandiri Amal Insani (MAI) menggelar acara santunan kepada 1.000 anak yatim dan dhu’afa yang berasal dari 20 yayasan di Jabodetabek. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap sesama, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Selama bulan Ramadan, Bank Mandiri Group dan LAZNAS Mandiri Amal Insani juga telah memberikan santunan kepada 57.600 anak yatim, masyarakat dhuafa serta lansia di seluruh Indonesia serta 668 yayasan yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi mereka yang membutuhkan, serta menginspirasi masyarakat untuk saling berbagi.

Acara puncak Safari Ramadhan 2025 ini juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA. Dalam ceramahnya, Prof. Nasaruddin mengingatkan pentingnya menjaga keselarasan antara ucapan dan perbuatan.

 

 

“Dalam kehidupan, kita harus memastikan bahwa apa yang kita ucapkan sesuai dengan apa yang ada di dalam hati. Jangan sampai hanya di mulut saja manis, tetapi di hati kita memiliki niat yang buruk. Itu adalah bentuk kemunafikan yang sangat berbahaya,” ujar Prof. Nasaruddin di Menara Mandiri Jakarta, Senin (24/3).

Prof. Nasaruddin kemudian membahas perbedaan antara tahmid dan syukur. Menurutnya, syukur sejati bukan hanya ucapan terima kasih semata, tetapi juga tindakan berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

“Jadi apa perbedaan tahmid dengan syukur? Tahmid hanya sekadar berterima kasih, seperti mengucapkan ‘terima kasih’ kepada Allah. Sedangkan syukur lebih dari sekadar ucapan, yaitu menunjukkan rasa terima kasih yang mendalam dengan cara berbagi atau melakukan tindakan yang mencerminkan rasa syukur tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Nasaruddin menyampaikan bahwa syukur sejati adalah bentuk penghargaan atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT, yang salah satunya diwujudkan melalui berbagi kepada sesama.

“Syukur bukan hanya ucapan, tetapi juga tindakan nyata, seperti berbagi kepada mereka yang membutuhkan. Itu adalah bentuk syukur yang sejati,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Nasaruddin juga mengajak anak-anak yatim dan dhu’afa yang hadir untuk mensyukuri pemberian yang telah diterima.

“Hari ini kita menyaksikan pesta syukuran. Anak-anak semua, mensyukuri pemberian dari Mandiri Group dan LAZNAS Mandiri Amal Insani dengan cara mendoakan beliau,” ujarnya.

Selanjutnya, Prof. Nasaruddin menjelaskan mengenai tingkatan syukur yang lebih tinggi, yaitu syakur.

“Di atas syukur, dalam Al-Quran disebutkan dengan syakur. Apa perbedaan syukur dengan syakur? Syakur merujuk pada mensyukuri segala nikmat Allah, baik dalam keadaan suka maupun duka,” kata Prof. Nasaruddin.

Ia juga menegaskan bahwa syukur sejati mencakup kemampuan untuk menerima musibah dengan lapang dada, karena di balik setiap ujian terdapat hikmah yang Allah sampaikan.

“Kenapa bersyukur pada saat ada musibah? Hanya karena kita tidak tahu apa arti, apa hikmah di balik musibah itu,” tambahnya.

Dalam acara yang digelar oleh Bank Mandiri dan LAZNAS Mandiri Amal Insani, Wakil Menteri BUMN, Dony Oskaria, turut memberikan sambutan dan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami dari Kementerian BUMN mengucapkan selamat kepada Bank Mandiri yang telah melaksanakan acara ini. BUMN hadir tak hanya dari sisi ekonomi, namun juga sosial,” ujarnya.

 

 

Acara ini juga dilaksanakan dengan penuh kebersamaan dan semangat berbagi. Anak-anak yatim dan dhu’afa yang hadir menerima santunan dalam bentuk uang tunai serta perlengkapan sekolah berupa tas, alat tulis, sarung, dan mukena.

Bank Mandiri Group dan LAZNAS Mandiri Amal Insani berharap bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli dan berbagi, terutama di bulan yang penuh berkah ini.

RELATED ARTIKEL