MAI News – Bekasi, 30 November 2025. Suasana pagi di Kantor Desa Setiamekar, Tambun – Bekasi, terasa berbeda pada Sabtu itu. Hembusan angin membawa tawa kecil, langkah malu-malu, dan senyum polos yang menghiasi wajah puluhan anak. Sejak matahari belum tinggi, para orang tua sudah berdatangan sambil menggandeng putra-putra mereka. Ada yang tampak tegang, ada yang berusaha berani, namun semuanya menyimpan harapan yang sama: memberikan yang terbaik bagi buah hati mereka.
Di tengah keramaian itu, hadir para mitra dan tim dari Bank Mandiri serta Mandiri Amal Insani yang bergerak cepat untuk mensukseskan kegiatan khitan massal disini. Di setiap sudut, terpancar semangat, sebuah komitmen untuk mendampingi masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan. Bagi sebagian keluarga, khitan bukan hanya tradisi, tetapi juga beban biaya yang tidak sedikit. Karena itu, kegiatan ini menjadi angin segar dan bentuk kepedulian nyata.
Sebanyak 162 anak dari Desa Setiamekar dan sekitarnya mengikuti program khitan massal ini. Para dokter dan tenaga medis melakukan tindakan dengan profesional, ramah, dan menenangkan. Sementara itu, para orang tua mengucapkan syukur dan rasa bahagia, beberapa bahkan tampak berkaca-kaca, karena sebagian beban yang mereka rasa kini terangkat.
Tak berhenti di layanan kesehatan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemberian paket perlengkapan sekolah dan uang saku untuk anak yang sudah dikhitan. Harapannya, setiap anak pulang bukan hanya dengan tubuh yang sehat, tetapi juga hati yang gembira dan semangat baru untuk masa depan mereka.
“Program ini adalah program Bank Mandiri, jadi kami melaksanakan tahun ini sebanyak 5.000 anak yang dikhitan di seluruh Indonesia dari Sabang – Merauke. Hari ini tidak hanya di bekasi, namun juga dilaksanakan di beberapa titik di Indonesia.” ujar Bapak Rasid Perwakilan Mandiri Amal Insani.
Saat proses pendaftaran, anak-anak diberikan baju muslim, sarung dan peci yang digunakan pada saat proses khitan. Setelah itu, satu per satu anak keluar dari ruang tindakan sambil membawa perlengkapan senkolah, uang saku dan senyum kemenangan. Meski sedikit meringis, mereka tetap terlihat bangga sudah menjadi “jagoan” hari itu. Bagi Desa Setiamekar, hari tersebut bukan hanya tentang khitan massal, tetapi juga tentang harapan, kebaikan, dan kolaborasi yang menghadirkan perubahan.
Melalui kegiatan ini, Bank Mandiri dan Mandiri Amal Insani kembali membuktikan bahwa Khitan Massal ini bukan hanya kegiatan biasa, tetapi aksi nyata. Karena ketika kebaikan disalurkan dengan tulus, kebahagiaan akan menemukan jalannya, seperti senyum 162 anak yang memenuhi halaman dan kantor desa hari itu.


Mandiri Amal Insani
MAI_Foundation
MAI_Foundation
Mandiri Amal Insani Official