Wakafnya Sekali, Pahalanya Hingga Ribuan Tahun

Bagaimana bisa mendapat pahala hingga ribuan tahun, memangnya usia manusia ada yang mencapai ribuan tahun?

Nah, itulah dahsyatnya wakaf, meskipun orang yang mewakafkan hartanya sudah meninggal dunia, akan tetapi selama barang yang diwakafkan tersebut masih dimanfaatkan oleh masyarakat, selama itu pula pahala kebaikan akan terus mengalir padanya.

Bahkan sumur yang diwakafkan oleh Utsman bin Affan radiyallaahu anhu sampai saat ini masih membawa manfaat untuk masyarakat sekitarnya, meskipun usia sumur tersebut sudah mencapai 1400 tahun lebih.

Ada banyak pohon kurma yang tumbuh di sekitar sumur wakaf Utsman bin Affan tersebut, dan jumlahnya terus bertambah setiap waktu. Kebun kurma tersebut dirawat oleh Bani Utsmaniyyah, kemudian disusul perawatannya oleh pemerintah Saudi hingga jumlahnya mencapai 1.550 buah pohon.
Dari Departemen Pertanian Pemerintah Saudi kemudian menjual hasil dari perkebunan kurma ini ke pasar-pasar. Setengah dari keuntungan yang diperoleh disalurkan untuk anak-anak yatim dan miskin. Sementara setengahnya lagi disimpan ke dalam bentuk rekening di salah satu bank atas nama Utsman bin Affan.
Uniknya, rekening atas nama Utsman bin Affan tersebut masih ada sampai sekarang sejak 1400 tahun yang lalu.

Uang di dalam rekening itu bahkan jumlahnya makin hari makin bertambah, hingga cukup untuk membeli sebidang tanah dan membangun hotel yang cukup besar di atasnya.

Lokasi hotel terbilang strategis, berada di sekitar masjid Nabawi dan diberi nama Hotel Utsman bin ‘Affan karena dibangun dari hasil uang di rekening dengan nama yang sama.
Sama seperti hasil dari kebun kurma Utsman bin ‘Affan, penghasilan dari hotel tersebut juga diberikan untuk anak-anak yatim dan miskin, kemudian sebagiannya kembali dimasukkan ke dalam rekening Utsman bin ‘affan.
Bisa dikatakan, wakafnya hanya sekali… manfaatnya bisa sampai 1000 tahun lebih. Alhamdulillah.

“Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah kematiannya adalah: ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mushaf yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah untuk ibnu sabil yang dibangunnya, sungai (air) yang dialirkannya untuk umum, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya di waktu sehat dan semasa hidupnya, semua ini akan menemuinya setelah dia meninggal dunia.” (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi)

Ingin punya investasi akhirat?

Save dan masukkan ke menu favorit nomor rekening wakaf ini:

Rek. Bank MANDIRI 070-00053-8552-6

a.n Yayasan Mandiri Amal Insani

Buka rekening akhirat sekarang juga dan isi terus saldonya! (SH)

RELATED ARTIKEL