Tips Menghadapi Musim Penghujan Agar Tidak Mudah Sakit

musim penghujan

Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Berada di cuaca yang tadinya panas, beralih ke cuaca yang dingin (pancaroba) mengakibatkan tidak sedikit orang yang mulai terserang berbagai penyakit. Hujan datang tanpa mengenal waktu. Pagi, siang, sore dan malam. Bahkan di jam-jam rawan seperti ketika akan berangkat kerja atau melakukan aktivitas rutin. Tentu tidak punya pilihan lain selain menerobos hujan kalau tidak ingin digeluti masalah di tempat kerja atau tempat tujuan lainnya.

Hujan dalam jumlah volume air banyak juga bisa menyebabkan risiko banjir. Banjir semakin membuat penyakit lebih merajalela untuk menyerang manusia. Dari penyakit ringan seperti flu, demam dan diare, sampai ke yang parah yaitu demam berdarah.

Untuk itu, kita harus benar-benar bisa menjaga kesehatan tubuh. Kesehatan merupakan harga yang mahal. Tanpa badan yang sehat, tentu kita tidak akan bisa melakukan aktivitas, apalagi aktivitas dalam meraih impian.

Dari yang tim MAI yang telusuri dari berbagai website terkait tips mencegah penyakit di musim hujan, berikut adalah tips-tips yang sudah berhasil dirangkum. Antara lain sebagai berikut:

  1. Konsumsi Air Hangat

Air hangat bisa menjadi detox alami bagi tubuh untuk mengeluarkan racun yang ada dari dalam tubuh. Zat sisa dan racun banyak tersimpan di usus. Jika sering meminum air hangat, racun tersebut akan dikeluarkan melalui proses urinisasi, buang air besar dan keringat.

Air hangat tentunya sangat cocok dikonsumsi saat udara terasa dingin sehingga akan memberikan kehangatan. Jika saat musim hujan tubuh mulai rentan terserang penyakit, jangan lupa minum air hangat.

  1. Segera Mandi Begitu Sampai Rumah Ketika Abis Kehujanan

Sebuah studi menemukan hasil bahwa risiko sakit kepala bisa menjadi tinggi ketika terjadi perubahan tekanan udara, peningkatan suhu dan juga kelembaban yang tinggi. Hal inilah yang terjadi pada orang-orang yang mengeluh sakit kepala ketika terkena hujan.

Perubahan cuaca bisa memicu terjadinya ketidakseimbangan kandungan zat tertentu di dalam otak, termasuk serotonin. Air hujan membuat suhu tubuh lebih dingin terutama di bagian kepala. Dengan mandi itu mampu menstabilkan suhu dingin sehabis kehujanan. Setelah itu, tubuh akan kembali melakukan perubahan secara bertahap kepada suhu normal.

Selain menstabilkan suhu dingin, mandi sehabis kehujanan juga dapat membersihkan tubuh dari kuman dan kotoran yang dibawa dari luar. Disarankan pula membilas rambut agar senyawa-senyawa dan gas yang bersifat asam yang terbawa dalam air hujan bisa luruh oleh bilasan air saat mandi.

 

  1. Siapkan Aksesoris Hujan

Sedia payung sebelum hujan. Ya, ini bukan hanya pepatah tapi memang harus diterapkan. Ketika musim penghujan tiba, seyogyanya kita mempersiapkan aksesoris hujan agar bisa mengantisipasi berbagai penyakit. Contoh komponen utama perlengkapan hujan seperti payung, mantel hujan atau jaket bertudung serta sepatu anti air.

 

  1. Konsumsi Vitamin

Pasokan vitamin C yang cukup bagi tubuh dapat memperkuat tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Beberapa dokter menjelaskan bahwa vitamin C diandalkan sebagai ketahanan tubuh di saat cuaca dingin. Proses pergantian musim dapat mempengaruhi sistem imun (kekebalan tubuh). Konsumsi vitamin menjadi sangat penting guna menjaga kestabilan sistem kekebala tubuh. Kandungan vitamin C dapat mengatasi flu.

 

  1. Perhatikan Kebersihan Lingkungan

Jika musim penghujan tiba, aliran air akan membawa sampah-sampah mengakibatkan lingkungan menjadi kotor apabila tidak segera dibersihkan. Sampah juga akan lebih mudah membusuk lantas menjadi sumber kuman.

Untuk mencegah penyebaran kuman yang membawa virus dan bakteri penyakit, penting melakukan upaya pembersihan lingkungan. Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu mengubur atau membakar sampah, menutup lubang yang berpotensi membuat air hujan tergenang lalu menutup tempat penampungan air sehingga mencegah perkembangbiakkan nyamuk demam berdarah, potong ranting dan rumput rimbun agar tidak lembab dan kotor dan menjadi sarang nyamuk penyebab DBD berkembangbiak.

Jangan lupa membiasakan diri mencuci tangan. Tangan menjadi media masuknya kuman dan bakteri ke dalam tubuh. Hidup selalu higienis, kita tidak akan diganggu oleh bakteri dan virus penyerang tubuh.

 

  1. Perhatikan Asupan Makanan

Penting sekali menjaga asupan makanan terutama mengkonsumsi makanan hangat dan berkuah. Makanan bergizi akan menangkal bakteri penyebab penyakit. Kita juga perlu memerhatikan minuman yang kita minum. Udara yang dingin menjadikan alasan haus itu jarang terjadi. Dengan alasan tersebut, banyak orang malas untuk mengkonsumsi air putih. Padahal faktanya, baik musim kemarau maupun musim penghujan, kebutuhan cairan tubuh akan tetap sama. Air juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Selain air putih yang utama, kita bisa sesekali mengkonsumsi kopi atau teh.

 

  1. Hindari Merokok

Jika Anda berasumsi bahwa dengan merokok bisa menghangatkan badan karena kepulan asapnya, maka asumsi Anda itu salah. Faktanya, asap rokok memiliki risiko tinggi dapat melemahkan sistem pernapasan seseorang.

 

  1. Tetap Lakukan Olahraga

Hujan bisa menyebabkan aktivitas outdoor terhambat. Salah satunya adalah  berolahraga. Olahraga bermanfaat bagi ketahan tubuh. Untuk itu, tetaplah kita melakukan olahraga di dalam ruangan seperti senam aerobic, cardio, dan lain-lain.

 

 

 

 

 

 

RELATED ARTIKEL