Ternyata Pesawat Lion Air JT 610 Sudah Bermasalah

lion air

Pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, saat sedang menuju Pangkal Pinang dari Jakarta ternyata sudah bermasalah semalam sebelumnya.

Sebuah catatan teknis (technical log) untuk penerbangan dari Bali ke Jakarta hari Minggu (28/10/2018) menunjukkan bahwa sebuah mesin tidak dapat diandalkan (unreliable) dan pilot harus menyerahkan kendali kepada kopilot, BBC melaporkan setelah melihat catatan tersebut

Pesawat Boeing 737 itu jatuh ke laut dengan 189 orang di dalamnya setelah terbang selama 13 menit dari Jakarta. Tidak ada tanda-tanda korban yang selamat.

Insiden tersebut merupakan kecelakaan besar pertama yang melibatkan Boeing 737 Max, versi terbaru dari pesawat jet tipe 737

Catatan teknis yang diperoleh BBC dari pesawat sebelumnya menunjukkan bahwa penunjuk kecepatan udara pada instrumen milik kapten pilot tidak dapat diandalkan, dan penunjuk ketinggian berbeda antara instrumen milik kapten pilot dan kopilot.

“Diidentifikasi bahwa instrumen CAPT (kapten) tidak dapat diandalkan dan menyerahkan kendali kepada FO (kopilot),” menurut catatan itu. “Lanjutan NNC dari Airspeed Tidak Dapat Diandalkan dan ALT (ketinggian) tidak sama.”

Para kru memutuskan untuk melanjutkan penerbangan mereka dan mendarat dengan selamat di Jakarta

Sebelumnya CEO Lion Air Group Edward Sirait mengatakan pesawat itu memiliki masalah teknis ketika terbang dari Denpasar Bali ke Jakarta, tetapi ia menambahkan bahwa isu itu telah diselesaikan. Ia menolak menjelaskan mengenai apa kendala teknis tersebut.

“Jika pesawat rusak, tidak mungkin untuk mengizinkan pesawat untuk terbang dari Denpasar,” katanya. “Ketika kami menerima laporan awak pesawat, kami segera memperbaiki masalahnya.”

Maskapai ini mengoperasikan 11 pesawat Boeing 737 Max 8 tetapi pesawat lainnya belum mengalami masalah teknis yang sama dan tidak ada rencana untuk melarang armada itu terbang, tambahnya.

RELATED ARTIKEL