MAI Foundation Perwakilan Jawa Barat Berkolaborasi dengan Mandiri Club Bapekis Gulirkan Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Digitalisasi Kencleng Masjid

MAINews – Bandung, Kamis (02/07/2020) Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation Region VI (Perwakilan Jawa Barat) berkolaborasi dengan Mandiri Club Bapekis gulirkan Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Digitalisasi Kencleng Masjid secara Virtual melalui Aplikasi Zoom.

Sebagai pengurus DKM/Takmir Mesjid tentunya harus teliti dan amanah dalam mengelola dana sedekah para jema’ah. Apalagi di era new normal sekarang ini masyarakat lebih nyaman bertransaksi menggunakan uang digital (linkaja, ovo, gopay, dana, dll). Untuk mendukung perihal tsb, MAI dan Bapekis gulirkan Pelatihan Tata Kelola keuangan dan digitalisasi kencleng masjid secara virtual.

Syamsoni selaku Ketua MAI Foundation Region VI dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini digulirkan guna bisa memfasilitasi para pengurus dkm/takmir masjid dapat mengopitmalkan sedekah dari para Jema’ah dengan didukung oleh teknologi pembayaran yg digital. Saya ucapkan terima kasih untuk pengurus dkm/takmir masjid yang sudah meluangkan waktunya, selamat menyimak materi yang akan dipresentasikan.

Erwin Setiawan dalam penjelasan materi optimalisasi sedekah dan keuangan digital menyampaikan bahwa Mesjid memiliki peran yang strategis dikalangan masyarakat. Banyak hal yg bisa disinergikan melalui masjid. Yang paling penting adalah membangun kesadaran jema’ah untuk berinfak. Bukan mewajibkan infak bagi setiap Jemaah. Masyarakat yang berinfak untuk masjid ingin segera merasakan keberkahannya. Untuk itu dana infak tidak boleh berhenti direkening. Takmir harus segera membelanjakannya untuk aktifitas masjid hingga habis.

Di Era Digital, Kebanyakan masyarakat sudah mengkonversikan uang fisik ke dalam bentuk dompet digital. Seiring dengan yg disampaikan oleh R. Darojat Wirabuana tentang Digitalisasi ZISWAF bahwa dengan maraknya aplikasi E-Wallet (Link Aja, OVO, Gopay, Dana dll) Bank Indonesia mengafiliasi dan menstandarisasikan seluruh QR yang dikeluarkan oleh aplikasi E-Wallet. QR yg dikeluarkan, itu sudah dipastikan tersertifikasi oleh Bank Indonesia dan bisa digunakan oleh berbagai macam Aplikasi E-Wallet. QR Code Indonesia Indonesian Standard (QRIS) merupakan alat bantu untuk bertransaksi yg dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Metode pembayaran melalui QRIS ini sangat simple, tinggal scan barcode sdh bisa bersedekah. Setiap transaksi di melalui QRIS itu tercatat, para takmir atau user bisa mengecek melalui Mandiri Cash Manamgement (MCM), mandiri online dan aplikasi lainnya.
“Kami Bank Mandiri siap memfasilitasi untuk pembuatan QRIS Mesjid/Yayasan Bapak/Ibu semua. Bapak Ibu Peserta pelatihan tinggal berkunjung ke cabang Bank Mandiri terdekat dan mengisi form yang sudah disediakan.” Ujar Darojat selaku Asisten Vice President PT. Bank Mandiri Persero Tbk Region VI/Jawa1

RELATED ARTIKEL