MAI Foundation Gelar LKK di Barak Pengungsian Korban Banjir Luwu Utara

 

MAI Foundation Gelar LKK di Barak Pengungsian Korban Banjir Luwu Utara

MAINews – Sabtu, (25/07/2020) Luwu, Masamba, Sulawesi Selatan. Bantuan untuk korban banjir Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan terus berdatangan. Tidak hanya kebutuhan pokok tetapi juga kebutuhan kesehatan. Banjir yang menerjang kawasan Masamba tersebut membuat para korban harus tinggal di barak pengungsian yang hanya terbuat dari tenda dan bambu yang dibuat secara bergotong royong. Karena hal tersebut, kini para korban banyak terserang berbagai macam penyakit.

Fakta tersebut menginisiasi Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation untuk membantu para korban di barak pengungsian dengan mengadakan Layanan Kesehatan Keliling (LKK) oleh relawan kesehatan dari RS. AKA Medika Sribhawono

MAI menurunkan tim medis sebanyak 10 perawat dan 2 Dokter. Total korban terdampak yang diperiksa oleh tim medis sebanyak 350 orang yang memiliki keluhan khusus maupun yang hanya ingin memeriksa kesehatannya secara rutin. LKK yang diadakan juga berhasil menyasar beberapa titik lokasi pengungsian korban banjir, seperti Desa Meli, Desa Radda yang berada di Kecamatan Baebunta dan Kecamatan Masamba. Para pengungsi yang berada di tenda pengungsian kini mulai terserang berbagai penyakit, seperti alergi, flu, batuk, dan beberapa penyakit lainnya.

Para korban banjir menyambut antusias kedatangan tim dokter dan perawat. Bukra (53 tahun) salah satu korban bencana merasa senang karena didatangi oleh tim medis. Yanti yang mengalami nyeri tersebut langsung mendapat penanganan dari dokter yang menjadi relawan.

“Terima kasih banyak MAI Foundation, dokter dan suster yang sudah mau mendatangi kami. Kami merasa senang karena biasanya kami yang datang berobat, sekarang malah dokter yang datangi kami,” tutur Bukra, salah satu warga yang terbantu.

RELATED ARTIKEL