Kemuliaan Bekerja

kemuliaan bekerja

 

Kemuliaan Bekerja

Oleh: Ustad Fahruroji, MA

 

Manusia adalah makhluk yang paling mulia di antara makhluk-makhluk Tuhan yang lainnya. Manusia yang memiliki kesanggupan untuk memikul amanah dari Tuhan. Dengan kesanggupannya itu manusia memikul beban tugas mulia, kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan dengan baik, baik kewajiban dengan khaliknya maupun kewajiban terhadap dirinya sendiri atau kepada orang lain, juga kewajiban kepada orang yang menjadi tanggung jawabnya atau keluarganya baik tanggung jawab dalam masalah pendidikan maupun memberi nafkah sandang, pangan, dan papan sesuai dengan kesanggupan dan kemampuan yang dimilikinya.

Untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab tersebut manusia harus berikhtiar dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarganya sesuai dengan kemampuan. Allah berfirman:

وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ

“Dan Katakanlah, bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu…” (QS. at-Taubah: 105)

Bekerja dan berusaha mencarai nafkah buat diri dan keluarga serta orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya adalah sesuatu yang sangat mulia. Apapun bentuk pekerjaan itu asalkan di jalan yang benar dan halal, bukan pada yang haram, serta tidak mengabaikan kewajiban kepada Allah atau tidak melupakan kepentingan akhirat. Allah SWT berfirman:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu…” (QS. al-Qashash: 77)

Agar usaha yang kita lakukan di dalam mencari rizki bernilai ibadah dan mendapatkan keridhaan Allah SWT, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Berusaha dan bekerja di bidang usaha yang halal dan bukan merupakan pekerjaan yang dilarang agama.
  2. Bekerja dan berusaha diniatkan beribadah untuk mencari karunia Allah, berusaha mencari rizki untuk diri, anak, dan istri juga untuk kepentingan ibadah yang lain.
  3. Bekerja dan berusaha dengan benar dan jujur.
  4. Tidak melakukan kecurangan dan penipuan dalam setiap usaha dan pekerjaan yang dilakukan.
  5. Di dalam bekerja dan berusaha jangan sampai melupakan Allah, harus selalu ingat kepada Allah, dan tetap melaksanakan kewajiban-kewajiban agama seperti shalat, serta mengeluarkan zakat atas harta atau penghasilan yang diperoleh.
  6. Bersyukur kepada Allah atas hasil yang telah dicapainya
RELATED ARTIKEL