Islam Tidak Ajarkan Penyebaran Berita Hoax

 

 

 

MAINews, Jakarta – Ketua Gerakan Nasional Pendukung Fatwa (GNPF) Ulama Ustad Yusuf Muhammad Martak mengatakan bahwa Islam tidak mengajarkan kabar bohong sehingga mendukung pihak kepolisian agar meringkus penyebar kabar bohong.

“Islam tidak mengajarkan kabar bohong. Oleh karena itu, kami mendukung langkah pihak kepolisian untuk meringkus penyebar kabar bohong,” ujar Yusuf di Jakarta, Jumat, (9/3/2018).

Menurut dia, langkah tegas pihak kepolisian tersebut tentunya akan membuat kepercayaan publik kepada pihak kepolisian semakin meningkat.

“Polisi memang harus selangkah lebih cepat dari masyarakat untuk menangkap penghina ulama dan penista agama. Jangan sampai rakyat rebut gara-gara diperlakukan tidak adil,” ujarnya lagi.

Yusuf yakin pihak kepolisian pasti memiliki data mengenai akun siapa saja yang suka menyebarkan kabar bohong dan juga meminta pihak kepolisian tidak tebang pilih.

“Polisi pasti sudah punya data siapa saja, mari kita dukung untuk bersih-bersih penyebar kabar bohong. Kami siap memberikan data agar polisi juga meringkus siapa pun yang menjadi kompor politik nasional”.

Terkait fenomena itu, Direktur Mandiri Amal Insani Foundation Abdul Ghofur meminta semuanya agar tidak terbawa-bawa menyebarkan kabar bohong.

“Setiap ada berita, mohon agar kroscek terlebih dahulu kebenarannya atau kevalidan sumber informasi tersebut,” tegasnya.

 

Sumber: antaranews

RELATED ARTIKEL