Pengajian Rutin Malam Jumat di Rumah Sehat Mandiri: Sabar Dalam Menghadapi Ujian

Jakarta – Bertempat di Rumah Sehat Mandiri, Jl. H. Sa’amaan Rt. 006/001, Kel. Kota Bambu Selatan, Kec. Palmerah, Kotamadya Jakarta Barat, DKI Jakarta, Kamis, (2/2), diselenggarakan kegiatan pengajian.

 

 

Kegiatan ini merupakan salah satu program rutin Rumah Sehat Mandiri yang diadakan setiap malam Jumat. Menurut M. Khoir, penanggung jawab Rumah Sehat Mandiri, mengungkapkan tujuan diadakannya pengajian ini adalah untuk memberikan siraman rohani bagi pasien dan pendamping. Selain itu, masih menurut Khoir, pengajian ini diharapkan bisa memberikan motivasi serta semangat dalam menghadapi kondisi saat ini selama masa pengobatan di rumah sakit.

Pengajian dibuka setelah sholat Isya berjamaah. Setelah melakukan pembacaan yasin, dzikir dan doa dilanjutkan dengan pemberian tausiyah oleh Ust. Abdul Muthi yang merupakan salah satu tokoh masyarakat sekitar Rumah Sehat Mandiri. Adapun tema yang diambil adalah ‘Sabar Dalam Menghadapi Ujian’.

 

Setelah tausiyah, sesi selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Sili, salah satu pendamping pasien menanyakan tentang hal apa saja yang harus dilakukan ketika anggota keluarga akan menjalani operasi. “Perbanyaklah shalawat,” jawab Ust. Muthi.

Ada juga yang menanyakan tentang faedah air yang didoakan, kemudian diminum oleh pasien. Apakah itu dibolehkan? Dengan lugas, Ust. Muthi menjawab tentu saja boleh. Sebab air itu hidup dan dapat merekam suara. Apabila air dibacakan hal yang baik seperti pembacaan ayat Al Quran dan doa, molekul dalam air menjadi semakin baik.

Pengajian ini diikuti oleh seluruh penghuni Rumah Sehat Mandiri (pasien dan keluarga pasien) yang berasal dari berbagai daerah seperti Padang, Bengkulu, Lampung dan Klaten. Meski ada beberapa pasien atau keluarga pasien yang tidak dapat mengikuti pengajian karena kondisi yang tidak memungkinkan, namun kegiatan pengajian ini diikuti dengan khidmat dan lancar. Kegiatan pula dihadiri oleh Dopi selaku ketua Rt 10/06, Kota Bambu Selatan.

“Kami bersyukur. Dengan adanya pengajian ini dapat menambah wawasan dan semangat kami dalam menghadapi ujian. Kami juga menjadi lebih besyukur,” tutur Mama Ifan, salah satu penghuni Rumah Sehat Mandiri.

Lain Mama Ifan, lain dengan Ibu Sili. “Alhamdulillah. Di sini, kami dapat melakukan sharing dan mengungkapkan keluh kesah sehingga kami mendapatkan solusi dari masalah yang sedang kami hadapi.” (MAI Foundation/Riana)

 

 

RELATED ARTIKEL