Cemas dan Makanan yang Bisa Meredakannya

 

Cemas dan Makanan Yang Bisa Meredakannya

 

Tuhan menganugerahkan manusia berbagai perasaan. Bahagia, takut, sedih, kecewa, hampa dan lain-lain. Ini menjadi hal yang setiap hari dirasakan. Namun, yang dibahas kali ini mengenai rasa cemas. Ternyata, jika kondisi ini berlangsung lama bisa menyebabkan terganggunya kesehatan mental.

Namun, selayaknya penyakit, rasa cemas bisa diredakan dengan sejumlah makanan dan kebiasaan. Apa saja?

  1. Tingkatkan asupan magnesium

    Sebuah penelitian menemukan bahwa kekurangan magnesium memicu kecemasan pada tikus. Magnesium bisa meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi gejala depresi, migrain dan PMS.

    Untuk mencegah kekurangan magnesium, sebaiknya jangan lupa konsumsi sayuran hijau setiap hari. Makanan semisal almond, gandum utuh, alpukat, quinoa dan kacang hitam bisa menjadi pilihan.

 

  1. Cokelat hitam

    Cokelat hitam mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan fungsi otak Anda. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa cokelat dapat secara signifikan meningkatkan kadar serotonin dan mengurangi tingkat hormon stres.

    Tetapi pastikan untuk tidak berlebihan mengonsumsi cokelat karena makanan ini tinggi kalori dan paling baik dikonsumsi dalam jumlah kecil.

 

  1. Jangan pernah lewatkan waktu makanan

    Mengikuti jadwal makan penting bagi mereka yang rentan terhadap depresi dan rasa cemas. Menunggu terlalu lama untuk makan atau melewatkan sarapan dapat menyebabkan kadar gula darah yang tidak stabil, yang dapat menyebabkan sensasi seperti cemas, gemetar, pusing, bingung dan sulit berbicara. Beberapa kasus bisa menyebabkan penyakit maag dan migrain.

 

  1. Tetap terhidrasi sepanjang hari

    Dehidrasi tidak menyebabkan cemas, namun bisa memperburuknya. Selain membantu Anda tetap segar, konsumsi cairan diperlukan untuk mengatur suhu tubuh Anda, fungsi tubuh, dan tingkat energi.

 

  1. Katakan tidak untuk makanan cepat saji

    Sebuah studi dari 2017 menunjukkan bahwa konsumsi makanan cepat saji secara signifikan meningkatkan tekanan mental pada orang dewasa di bawah usia 30 tahun.

    Makanan cepat saji mengandung tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan asam lemak omega-6. Saat makanan ini Anda konsumsi secara teratur, bisa menyebabkan peradangan yang berhubungan dengan kecemasan.

 

  1. Jangan bergantung pada gula atau kafein

    Penelitian dari Yale School of Medicine menemukan bahwa anak-anak sangat rentan terhadap efek terlalu banyak gula, yang meliputi kecemasan, kesulitan berkonsentrasi.

    Kafein, terutama ketika dikonsumsi dalam bentuk minuman energi, berkontribusi terhadap faktor-faktor risiko yang terkait dengan kecemasan. Asupan berlebihan zat ini dapat mengganggu tidur dan menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Demikian seperti dilansir Medical Daily.

RELATED ARTIKEL