Berdayakan Pedagang dan Dhuafa dengan Program Warung Barokah MAI Foundation 

​MAINews, Depok – Tak ada rasa yang bisa mewakili Umirah (48 tahun) selain rasa syukur atas rezeki yang kini sedang ada di genggamannya. Bahkan, Suparman (54 tahun) yang tengah berbaring tak berdaya lantaran penyakit jantung yang diidapnya itu menitikkan airmata manakala melihat istrinya tersebut pulang dengan membawa dua plastik hitam berukuran besar ke rumahnya. Plastik itu berisi beras, minyak, terigu, gula putih, teh, dan beberapa bungkus mie instan.

Umirah adalah satu dari lima warga di Desa Rawa Geni, Depok, yang mengikuti Program Warung Barokah yang digagas Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation. Sebuah program pemberdayaan warung kecil dan dhuafa di sekitarnya.

“Di program ini, kita memberikan kartu bernama Kartu Barokah kepada penerima manfaat. Kartu tersebut bisa digunakan untuk mengambil sembako di warung yang kita pilih. Jadi, tidak hanya dhuafanya yang kita bantu, kita juga membantu warungnya,” tutur Deni Kurniawan, Staff Penyaluran dalam sambutan pada Peresmian Warung Barokah Ibu Iir di Rawa Geni, Depok, Kamis, (30/11).

Sebagai warung yang dipercaya, Ibu Iir atau yang memiliki nama lengkap Siti Nur Khoiriyah (33 tahun) merasa beruntung. Sebelum mengikuti Program Warung Barokah, ibu dari dua anak itu mengaku hanya sedikit barang yang dijual di warungnya. Yang paling laku adalah makanan anak-anak.

“Tapi setelah ikut Program Warung Barokah, alhamdulillah barang dagangan saya menjadi banyak, omzet naik dan pendapatan pun meningkat,” tutur Iir bahagia.

Warung Barokah Ibu Iir adalah yang pertama kali MAI Foundation adakan. Selanjutnya, Program Warung Barokah akan diselenggarakan di beberapa daerah terpencil lainnya.

RELATED ARTIKEL