Bantu Pulihkan Ekonomi Masyarakat Lombok Dengan Penanaman Bibit Alpukat

ekonomi

 

 

MAINews, Lombok – Gunung Rinjani menjadi lokasi pusat gempa bumi Lombok berkekuatan 7,0 skala richter, Jumat, (6/8/2018). Gunung yang memiliki puncak setinggi 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) atau 12.226 kaki ini adalah gunung tertinggi kedua di Indonesia.

Selain untuk pendakian, Gunung Rinjani adalah bagian dari wilayah Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). TNGR adalah ekosistem dengan tipe hutan hujan pegunungan dan savana. Luasnya mencapai 40ribu hektar.

Banyak harapan yang tertanam pada geopark Gunung Rinjani. Mayoritas masyarakat menggantungkan hidupnya pada Gunung Rinjani mulai dari pemandu wisata, porter, sewa peralatan gunung hingga penginapan.

Sejak gempa tersebut, kini masyarakat beralih matapencaharian mulai dari petani bawang, perkebunan kopi hingga kuli bangunan. Hal ini dikarenakan Gunung Rinjani ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

Bagi masyarakat Desa Sajang, Sembalun, ada cara melanjutkan kesibukan yaitu dengan menanam bibit pohon alpukat. Selain banyak diminati, alpukat cocok dengan kontur tanah di wilayah tersebut. Program penanaman pohon alpukat ini persembahan dari Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation.

“Selain membangun hunian sementara, MAI Foundation pun membantu para penyintas gempa dengan membantu memulihkan perekonomian mereka. Salah satunya adalah dengan penanaman alpukat ini. Semoga bisa mendongkrak ekonomi mereka ke depan,” tutur Abdul Ghofur, Direktur MAI Foundation di Lombok, Senin, (31/12/2018)

 

 

RELATED ARTIKEL