PROGRAM KAMI

BINA ILMU

Kualitas pendidikan di Indonesia masih rendah. Hal ini tercermin dari peringkat Indonesia yang masih berada di posisi tertinggi dari negara-negara tetangga. Akses pendidikan yang lebih merata dan sesuai dengan standar pendidikan internasional, baik secara kurikulum maupun praktik, tingginya pembiayaan serta minimnya fasilitas yang menjangkau daerah terpencil menjadi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam meraih ilmu. MAI memiliki program Bina Ilmu. Pada program ini anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa diberikan kemudahan seperti dengan meluncurkan program Beasiswa Anak Asuh, Beasiswa Bintang Mandiri, Learning Camp (bimbingan belajar untuk calon mahasiswa), dan Sekolah Tuntas Sekolah Berkualitas dengan mendirikan bangunan gedung dll.

BINA SOSIAL

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia mengalami titik terendah dalam hal persentase kemiskinan sejak tahun 1999, yakni sebesar 9,82 persen pada Maret 2018. Dengan persentase kemiskinan 9,82 persen, jumlah penduduk miskin atau yang pengeluaran per kapita tiap bulan di bawah garis kemiskinan mencapai 25,95 juta orang. MAI memiliki program-program yang tertuang dalam Bina Sosial. Program seperti Santunan Anak Yatim dan Dhuafa, Layanan Jenazah, Dakwah Da’I Mandiri, Program Nikah Massal, Aksi Layanan Aktif, Aksi Cepat Tanggap Bencana dll digelontorkan guna membantu mereka yang membutuhkan.

BINA EKONOMI

Susahnya lapangan kerja menyebabkan usia produktif di Indonesia banyak menganggur. Selain itu, harga kebutuhan bahan pokok semakin melambung. Kemiskinan merajalela. MAI dengan Bina Ekonomi memberikan modal, pelatihan dan pendampingan mustahik (penerima manfaat) agar lebih berdaya dan mampu bersaing di era ekonomi bebas. Selain itu, fokus kami adalah bagaimana mengubah status mereka yang tadinya mustahik (penerima manfaat) menjadi muzakki (pemberi donasi). Adapun programnya meliputi Program Perikanan, Program Ternak Mandiri, Program Tani Mandiri, Bantuan Permodalan berbasis Masjid dan Pesantren (EBM), Pelatihan dan Penyuluhan, Program Wirausaha Mandiri, Budidaya Kepiting Soka, Budidaya Kerang Hijau dan lain-lain.



WARTA MAI


TESTIMONI

Hari Rabu kemarin adik bunda bilang, "Mbak aku mau nyunatin Andu, aku takut nggak sempat lihat Andu sunat, waktu Bu May dari Yayasan Podium (mitra binaan MAI) dan Mbak Endah menawarkan untuk sunat masal, Bunda menawarkannya ke Andu, dan Andu pun mau. Maka Andu pun ikut Khitanan Massal yang diadakan oleh Mandiri Amal Insani di hari Sabtu, (22/12/2018) itu.
Hari ini Ibu Andu, Adik Bunda telah dipanggil oleh Allah dalam keadaan hamil 6 bulan.
Terima kasih semuanya, telah mewujutkan keinginan seorang ibu.
Mohon doanya untuk Adik Bunda.
Endang Wahyuni binti Mulyo.

Kakak dari Alm Endang Wahyuni binti Mulyo, Ibunda Andu, Salah Satu Peserta Khitanan Massal Anak Indonesia MAI Foundation 2018

Saya atas nama pengurus Komunitas Kelainan Jantung Bawaan (KKJB) mengucapkan terima kasih yang tak terhingga untuk semua bantuan Mandiri Amal Insani kepada kami selama ini, baik itu ambulance maupun rumah singgah. Semoga di tahun 2019 nanti, MAI terus jadi terbaik dan jadi wadah kebaikan untuk semuanya.

Hanny Hanisyah, Pengurus Komunitas Kelainan Jantung Bawaan

Atun mewakili penerima manfaat yang lainnya mengucapkan syukur. Mereka bisa tidur nyenyak dan bisa memulai hidup baru di rumah sementara ramah gempa yang dibangun oleh Mandiri Amal Insani.

Ibu Atun, TKI Ex Taiwan, Penerima Manfaat Hunian Sementara Lombok

“Terima kasih donatur yang telah menyalurkan dana ziswafnya kepada Mandiri Ama lnsani. Saya sebagai saksi bahwa MAI menyalurkannya dengan tepat sasaran termasuk kerjasama dengan Daaru Zam Zam.”

Pembina Yayasan Daaru Zam Zam, H. Muhammad Abdul Latif, SE

"Alhamdulillah, calon perpustakaan MI Al Ma'arif Kenalan udah mulai berubah meskipun pelan tapi pasti, semoga nanti bisa berkah dan manfaat bagi anak didik kami khususnya. InsyaAllah perpustakaan ini akan kami beri nama GRIYA PINTAR MANDIRI. Terimakasih untuk MAI Foundation yang telah membantu kami di segala bidang.

Sumar Tijah, Guru MI Al Ma'arif, Kenalan

"Atas nama pemerintah desa, saya mengucapkan terima kasih kepada yayasan Mandiri Amal Insani karena telah membantu warga kami."

Untuk informasi, Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation bantu bedah rumah tak layak. Warga tersebut bernama Yani yang berasal dari Desa Cipetung, Kecamatan Paguyangan, Brebes. Selain melakukan bedah rumah yang menghabiskan dana sebesar Rp 7 juta, MAI juga memberikan bantuan modal usaha untuk pemberdayaan ekonomi keluarga senilai Rp 5,5 juta.

Sutrisno, Kepala Desa Cipetung, Brebes

“Adanya nikah massal itu sangat membantu saya yang memiliki masalah keuangan."

Sebanyak 32 pasangan telah menyempurnakan setengah agama Islam mengikuti acara Nikah Massal yang diadakan oleh Mandiri Amal Insani (MAI) Foundation yang bekerja sama dengan Yayasan Nurani Insani, Minggu, (24/12/2017). Nikah massal tersebut dilakukan di Aula Museum Tekstil, Jakarta Pusat.

Habibie, Peserta Nikah Massal MAI Foundation

"Anak-anak sebentar lagi masuk sekolah. Baju, buku tulis, sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya hangus terbakar. Alhamdulillah, Mandiri Amal Insani bisa bantu anak-anak untuk bisa memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah mereka."

Ustad Ma'mun, Tokoh Masyarakat di Jalan Poncol, Kuningan Barat

“Saya mewakili Desa Kenalan mengucapkan terima kasih dan syukur atas bantuan dan perhatian MAI Foundation bagi Desa Kenalan."

Kamidi, Kepala Desa Kenalan

“Alhamdulillah, anak saya senang sekali. Semoga ini (Safari Ramadhan 1438 H) bisa menjadi satu pengalaman indah untuknya.”

Nurul, Ibunda Assyifa Tsalisa Salsabila, Penghuni Rumah Sehat Mandiri



KOLOM


GALERI



PENGUMPULAN DANA
PENGHIMPUNANMARET 2019JANUARI - MARET 2019
ZAKAT2.167.877.1995.376.038.725
INFAQ124.401.070380.267.841
DPU17.593.149248.568.138
ANAK ASUH46.361.094345.186.675
ANAK YATIM141.798.068134.182.076
WAKAF370.930.375448.583.637
QURBAN43.834.34566.571.600
TOTAL2.912.795.2206.999.398.692